Stop Motion
Kali ini saya akan membahas tentang Stop Motion. Mungkin diantara kalian
masih ada yang belum tahu apa itu Stop Motion. Disini saya akan
menjelaskan hal-hal yang menyangkut Stop Motion. Dari penjelasan hingga
proses pembuatan.
Apa sih Stop Motion itu?
Stop Motion itu adalah teknik di mana sebuah obyek berupa boneka, model, atau gambar digerakkan oleh tangan animator dengan cara memindahkan posisi secara perlahan-lahan. Disetiap gerakan direkam dengan kamera foto ataupun kamera shooting. Dan hasil rekaman itu disusun berurutan, maka yang tercipta adalah kesan seolah – olah bergerak dan hidup.
Proses dan Cara Pembuatannya
Dalam proses pembuatan stop motion terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil yang didapat sesuai dengan yang diharapkan, seperti keahlian dan ketelitian untuk menggerakkan obyek atau boneka, teknik pengambilan gambar yang tepat untuk komposisi gambar yang diperlukan dan untuk menghasilkan gambar yang bagus serta terkonsep secara matang.
Untuk menghasilkan kualitas stop motion yang baik dan efektif, tahap pertama yang harus dilakukan adalah membuat skenario atau skrip terlebih dulu, merancang dasar konsep obyek dan layout setting yang dibutuhkan agar sesuai dengan tema yang diinginkan.
Keahlian dalam editing dan menguasai penggunaan kamera dan software juga sangat mendukung dalam pembuatan video stop motion ini. Tahap pengeditan, pemberian efek, pencampuran audio dan video juga sangat berpengaruh agar hasil tampak sempurna dan mempunyai unsur cerita tersendiri.
Dalam membuat stop motion yang terkonsep jelas kita harus menyiapkan banyak gambar. Tidak hanya belasan gambar, bisa jadi puluhan sampai ratusan bahkan ribuan gambar. Nah, untuk menyatukan gambar-gambar tersebut hingga menjadi video, kita bisa menggunakan aplikasi Windows Movie Maker atau aplikasi sejenisnya.
Untuk perlengkapan pembuatan, kalian hanya butuh:
1. Camera : camera apa saja bisa digunakan seperti camera Pocket, camera Handphone, Webcame, Lele, Lomo, atau DSLR tapi disini saya mengunakan camera DSLR.
2. Siapkan obyek yang sudah ditentukan, seperti tulisan-tulisan yang menjadi tujuan konsep, benda-benda yang mendukung, background dan sebagainya. Atau kalau anda narsis, bisa jadi anda sendiri adalah obyeknya.
3. Siapkan juga media untuk proses pengeditan hasil jepretan kamu itu agar menjadi stop motion seperti : Laptop, PC, Notebook atau gadget-gadget lainya yang mendukung untuk proses pembuatan dan mempunyai aplikasi pengeditan video, seperti Movie Maker atau sejenisnya.
4. Siapkan juga tripod (jika diperlukan). Tripod disini berfungsi untuk menyanggah camera sekaligus menghindari agar hasil jepretan tidak berpindah posisi terlalu jauh dan tetap pada satu posisi yang sama, supaya hasil stop motion tetap pada alur konsep yang telah ditentukan
Tahap-tahap pembuatannya:
1.) Lakukan pemotretan terhadap objek, ingat ya.. step perstep pergerakan harus di potret, agar nanti saat penggabungan foto akan terasa emosionalnya, atur gerakan dan arah pemotretan sesuai keinginan.
2.) Pastikan jangan sampai ada bagian foto yang terlewatkan atau bahkan sampe hilang terhapus. Setelah proses pemotretan selesai gabungkan semua foto dengan menggunakan softwere pengeditan movie. Disini saya menggunakan aplikasi moviemaker.
Tapi sebelum kamu meng load foto-foto ke aplikasi, lakukan penyetingan sebagai berikut tools>option>advance>picture duration set ke 0.125 kemudian OK.
3.) Setelah melakukan penyetingan import foto import > picture > browse cari dimana letak foto anda yang akan diedit, masukan semua foto-foto kamu kesana klick saja Ctrl + A lalu ok.
4.) Lalu jika semua foto telah di import masukan semua foto kedalam storyboard dengan menahan SHIFT sambil click poto pertama trus click poto terakhir, SHIFT masi ditahan ya.
5.) Untuk menambahkan suara-suara agar lebih menarik klick saja import > audio or music import ke story board jika gerakan gambar tak sesuai dengan nada lagu lakukan pengaturan speed dengan cara klick timline yang ada pada sebelah kiri story board beri ceklist di timeline kemudian atur posisi gambar pada story board.
nahh, kalau sudah siap tinggal di save. Pilih finish movie > save to my computer, selesai deh. Sumber
Apa sih Stop Motion itu?
Stop Motion itu adalah teknik di mana sebuah obyek berupa boneka, model, atau gambar digerakkan oleh tangan animator dengan cara memindahkan posisi secara perlahan-lahan. Disetiap gerakan direkam dengan kamera foto ataupun kamera shooting. Dan hasil rekaman itu disusun berurutan, maka yang tercipta adalah kesan seolah – olah bergerak dan hidup.
Proses dan Cara Pembuatannya
Dalam proses pembuatan stop motion terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil yang didapat sesuai dengan yang diharapkan, seperti keahlian dan ketelitian untuk menggerakkan obyek atau boneka, teknik pengambilan gambar yang tepat untuk komposisi gambar yang diperlukan dan untuk menghasilkan gambar yang bagus serta terkonsep secara matang.
Untuk menghasilkan kualitas stop motion yang baik dan efektif, tahap pertama yang harus dilakukan adalah membuat skenario atau skrip terlebih dulu, merancang dasar konsep obyek dan layout setting yang dibutuhkan agar sesuai dengan tema yang diinginkan.
Keahlian dalam editing dan menguasai penggunaan kamera dan software juga sangat mendukung dalam pembuatan video stop motion ini. Tahap pengeditan, pemberian efek, pencampuran audio dan video juga sangat berpengaruh agar hasil tampak sempurna dan mempunyai unsur cerita tersendiri.
Dalam membuat stop motion yang terkonsep jelas kita harus menyiapkan banyak gambar. Tidak hanya belasan gambar, bisa jadi puluhan sampai ratusan bahkan ribuan gambar. Nah, untuk menyatukan gambar-gambar tersebut hingga menjadi video, kita bisa menggunakan aplikasi Windows Movie Maker atau aplikasi sejenisnya.
Untuk perlengkapan pembuatan, kalian hanya butuh:
1. Camera : camera apa saja bisa digunakan seperti camera Pocket, camera Handphone, Webcame, Lele, Lomo, atau DSLR tapi disini saya mengunakan camera DSLR.
2. Siapkan obyek yang sudah ditentukan, seperti tulisan-tulisan yang menjadi tujuan konsep, benda-benda yang mendukung, background dan sebagainya. Atau kalau anda narsis, bisa jadi anda sendiri adalah obyeknya.
3. Siapkan juga media untuk proses pengeditan hasil jepretan kamu itu agar menjadi stop motion seperti : Laptop, PC, Notebook atau gadget-gadget lainya yang mendukung untuk proses pembuatan dan mempunyai aplikasi pengeditan video, seperti Movie Maker atau sejenisnya.
4. Siapkan juga tripod (jika diperlukan). Tripod disini berfungsi untuk menyanggah camera sekaligus menghindari agar hasil jepretan tidak berpindah posisi terlalu jauh dan tetap pada satu posisi yang sama, supaya hasil stop motion tetap pada alur konsep yang telah ditentukan
Tahap-tahap pembuatannya:
1.) Lakukan pemotretan terhadap objek, ingat ya.. step perstep pergerakan harus di potret, agar nanti saat penggabungan foto akan terasa emosionalnya, atur gerakan dan arah pemotretan sesuai keinginan.
2.) Pastikan jangan sampai ada bagian foto yang terlewatkan atau bahkan sampe hilang terhapus. Setelah proses pemotretan selesai gabungkan semua foto dengan menggunakan softwere pengeditan movie. Disini saya menggunakan aplikasi moviemaker.
Tapi sebelum kamu meng load foto-foto ke aplikasi, lakukan penyetingan sebagai berikut tools>option>advance>picture duration set ke 0.125 kemudian OK.
3.) Setelah melakukan penyetingan import foto import > picture > browse cari dimana letak foto anda yang akan diedit, masukan semua foto-foto kamu kesana klick saja Ctrl + A lalu ok.
4.) Lalu jika semua foto telah di import masukan semua foto kedalam storyboard dengan menahan SHIFT sambil click poto pertama trus click poto terakhir, SHIFT masi ditahan ya.
5.) Untuk menambahkan suara-suara agar lebih menarik klick saja import > audio or music import ke story board jika gerakan gambar tak sesuai dengan nada lagu lakukan pengaturan speed dengan cara klick timline yang ada pada sebelah kiri story board beri ceklist di timeline kemudian atur posisi gambar pada story board.
nahh, kalau sudah siap tinggal di save. Pilih finish movie > save to my computer, selesai deh. Sumber
Motion Graphic
Diposting oleh
Unknown
di
23.52
Kemudian web-based animation, channel id berupa logo tiga dimensi yang merupakan identitas sebuah stasiun televisi. Juga bagian-bagian di dalam iklan televisi. Apapun yang muncul sebagai graphic design dalam media elektronik audio visual adalah pekerjaan yang dilakukan oleh motion designer. Secara tidak disadari oleh pemirsa awam, bahwa karya motion design muncul di media elektronik dengan porsi yang cukup besar.
Program umumnya berdurasi 24 menit, dengan slot untuk commercial break 6 menit. Dalam 24 menit program porsi yang dikerjakan oleh seorang motion designer adalah opening program, bumper in/out, closing program, belum termasuk elemen-elemen pendukung seperti titles, graphic data, virtual set, backgroud dan lain sebagainya. Dalam hal ini saya akan mempokuskan pada motion grafic Bumper.
Bumper Biasanya dipakai pada awal dan akhir sebuah acara dengan menampilkan animasi logo televisi. untuk durasi sebuah bumper tidak kurang dan lebih dari 15 detik. Bumper Disebut juga invisible art karena komponen-komponen ini terlihat tapi tidak disadari oleh pemirsa di dalam sebuah program. komponennya diisi oleh motion designer dalam pembuatan titles, logo animation, product animation, visual effects dan lainnya.
Tetapi perkembangan dunia motion design ternyata sangatlah pesat diimbangi dengan pesatnya teknologi yang mendukung baik software maupun hardware nya. Jika banyak menonton televisi atau menonton film maka akan terlihat bahwa tipografi, visual efek di media ini semakin menarik karena terus berkembang.
Secara tehnik saat seseorang menggunakan aplikasi motion graphic design, aplikasinya berorientasi pada obyek. Dan medianya berupa still images dengan format pixel atau vector, data video dan audio.
Di dalam aplikasinya dapat membuat sebuah komposisi yang di dalamnya terdapat timeline, resolusi, hitungan jumlah frame per detik dan ukuran. Saat membuat komposisi, bisa dimasukan satu atau lebih media, yang lalu muncul di dalam composition window dan juga di timeline.
Di dalam tiap media yang bisa disusun masing-masing sebagai layer terdapat properti pengaturan untuk memanipulasi, seperti posisi (x, y dan terkadang z), putaran, ukuran, opacity dan lainnya. Layer-layer dapat digabungkan satu sama lain dalam komposisi. Setiap perubahan atau manipulasi yang dilakukan dapat dibuat keyfame untuk menentukan nilai dari tiap waktu yang ditentukan untuk dimanipulasi. Ini berlaku untuk program komposisi maupun animasi.
Software yang digunakan
Beberapa software yang biasa digunakan dalam pembuatan motion design atau motion graphic dan compositing baik film, video maupun animasi, seperti :
Beberapa software yang biasa digunakan dalam pembuatan motion design atau motion graphic dan compositing baik film, video maupun animasi, seperti :
- Adobe After Effects
- Autodesk Combustion
- Autodesk Flint or Flame
- Apple Motion or Shake
- Maxon Cinema 4D
- Softimage XSI
- Autodesk Maya or 3D Studio Max
- NewTek Lightwave
- Blender
- Electric Image
- Macromedia Flash /Adob Flash
Video Infographic
Diposting oleh
Unknown
di
23.48
Infografik atau Infografis adalah representasi visual informasi, data
atau ilmu pengetahuan secara grafis. Grafis ini memperlihatkan informasi
rumit dengan singkat dan jelas, seperti pada papan, peta, jurnalisme,
penulisan teknis, dan pendidikan. (dari Wikipedia)
Tetapi infografis bukan sekedar info dalam bentuk gambar. Yang
terpenting dari sebuah infografis, adalah kemampuan visualisasi
menyederhanakan data yang padat, menjadi informasi yang mudah dicerna.
Nah belakangan, gabungan infografis ini dirangkai jadi satu video yang
lebih mudah menyampaikan informasi. Ada banyak cara membuat infografis secara singkat. Paling mudah adalah
memanfaatkan web aplikasi. Ane coba share referensinya ya.
Sekian informasi tentang Video Infographic. Sumber
Tugas Multimedia Story Board
Diposting oleh
Unknown
di
19.35
Storyboard adalah visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibangun, sehingga dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang akan dihasilkan. Storyboard dapat dikatakan juga visual script yang akan dijadikan outline dari sebuah proyek, ditampilkan shot by shot yang biasa disebut dengan istilah scene.
Storyboard sekarang lebih banyak digunakan untuk membuat kerangka
pembuatan websites dan proyek media interaktif lainnya seperti iklan,
film pendek, games, media pembelajaran interaktif ketika dalam tahap
perancangan / desain. Sumber
Berikut adalah story board yang telah saya buat
Langganan:
Postingan (Atom)
Sample Text
Blogger news
Pages
Design by Agus Yulianto. Diberdayakan oleh Blogger.
Social Icons
Social Icons
Popular Post
-
Mungkin banyak diantara kita yang bertanya apa sebenarnya arti dari motion grafic . Dari beberapa artikel yang pernah gw baca semua...
-
KELOMPOK 6 = Agus Yulianto & Safril- Efan KELAS = MI12B UTS MULTIMEDIA = "THE MOST POPULAR BROWSERS"
-
Kali ini saya akan membahas tentang Stop Motion. Mungkin diantara kalian masih ada yang belum tahu apa itu Stop Motion. Disini saya ...
-
Infografik atau Infografis adalah representasi visual informasi, data atau ilmu pengetahuan secara grafis. Grafis ini memperlihatkan i...




